Puluhan Siswa SDN Klakah 02 Ikuti Imunisasi BIAS DT, Sinergi Bidan dan Perawat Desa Pastikan Kelancaran Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah

  • Nov 12, 2025
  • Asmaul Husnah, S.Pd
  • Kesehatan, Sosial

KLAKAH – Program kesehatan sekolah kembali bergulir dengan sukses di Desa Klakah. Sebanyak ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Klakah 02 mengikuti kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dengan fokus pada pemberian vaksin Difteri-Tetanus (DT). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya preventif Pemerintah dalam melindungi anak-anak dari penyakit berbahaya.

Giat yang dilaksanakan adalah Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), sebuah program rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Fokus utama kegiatan kali ini adalah penyuntikan vaksin Difteri-Tetanus (DT). Vaksin DT sangat penting untuk membangun kekebalan spesifik terhadap penyakit Difteri, yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius, dan Tetanus, yang menyerang sistem saraf.

Setiap siswa yang telah memenuhi kriteria mendapatkan satu dosis suntikan DT yang diberikan secara profesional oleh tim kesehatan.

Kegiatan imunisasi BIAS DT ini dilaksanakan pada Rabu, 12 November 2025, dimulai sejak pagi hari hingga selesai. Lokasi pelaksanaan dipusatkan di SDN Klakah 02, Desa Klakah. Pemilihan lokasi sekolah memastikan bahwa program dapat menjangkau target sasaran secara efisien dan dalam lingkungan yang akrab bagi para siswa.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara pihak Puskesmas, Pemerintah Desa, dan Sekolah. Tim pelaksana inti kegiatan ini adalah tenaga kesehatan profesional desa yang ditugaskan langsung, yaitu Ririn Susanti, selaku Bidan Desa Klakah dan Rendy Setyawan, selaku Perawat Desa Klakah.

Kedua tenaga kesehatan ini bertugas melakukan screening singkat, memberikan penyuluhan singkat kepada guru dan siswa, serta melaksanakan penyuntikan dengan teknik yang aman dan steril.

Adapun sasaran utama dari imunisasi BIAS DT kali ini adalah siswa dari tiga tingkatan kelas, yaitu siwa kelas 1, 2, dan 5.

Kepala SDN Klakah 02, Ibu Nuriyah Amilianingrum mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin. "Kami sangat mendukung penuh program BIAS ini. Kesehatan siswa adalah prioritas utama agar mereka dapat belajar dengan optimal tanpa terancam penyakit serius," ungkapnya.

Bidan Desa Ririn Susanti menjelaskan bahwa pemberian imunisasi DT pada usia sekolah dasar memiliki signifikansi yang sangat tinggi. Imunisasi BIAS adalah upaya booster atau penguat kembali kekebalan yang telah didapatkan anak pada saat usia bayi.

"Kekebalan yang didapat saat bayi akan menurun seiring waktu. Oleh karena itu, booster melalui BIAS ini sangat krusial untuk memastikan anak-anak usia sekolah terlindungi hingga usia remaja. Penyakit Difteri dan Tetanus adalah penyakit serius yang dapat dicegah 100% melalui vaksinasi yang tepat," jelas Ririn.

Proses imunisasi berjalan tertib dan lancar. Sebelum penyuntikan dilakukan, para siswa mendapatkan edukasi singkat mengenai manfaat imunisasi dan prosedur yang akan dijalani untuk mengurangi rasa cemas. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai kelas masing-masing.

Perawat Desa Rendy Setyawan memastikan bahwa setiap alat suntik yang digunakan adalah sekali pakai, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan. "Kami memastikan semua protokol kesehatan dijalankan, termasuk sterilisasi, teknik penyuntikan yang benar, dan observasi pasca-imunisasi selama 30 menit. Sejauh ini, tidak ada laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius, hanya efek ringan seperti nyeri di lokasi suntikan, yang wajar terjadi," tambah Rendy.

Pemerintah Desa Klakah berharap program ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memastikan setiap anak mendapatkan haknya atas kesehatan dan kekebalan tubuh yang optimal.