SOTH Klakah Fokus Edukasi PHBS dan Gizi Seimbang, Tekankan Peran Ibu Wujudkan Keluarga Sehat

  • Nov 07, 2025
  • Asmaul Husnah, S.Pd
  • Kesehatan, Peningkatan Kapasitas

KLAKAH – Program edukasi keluarga yang digagas Pemerintah Desa Klakah, yaitu Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), kembali sukses diselenggarakan. Sesi kali ini secara khusus mengangkat topik krusial mengenai kesehatan dasar, yakni Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Pentingnya Gizi Seimbang bagi tumbuh kembang balita. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 7 November 2025, bertempat di Balai Desa Klakah.

Kegiatan utama yang dihelat adalah sesi lanjutan dari Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Materi yang diusung sangat mendasar namun memiliki dampak besar pada kesehatan anak, yaitu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Materinya adalah tentang Penekanan pada kebiasaan bersih harian untuk mencegah penyakit infeksi. Selain itu, juga dijelaskan materi gizi seimbang, yakni Pengetahuan tentang komposisi makanan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan optimal balita.

Kegiatan tidak hanya bersifat ceramah, melainkan diperkaya dengan sesi interaktif, khususnya praktik berkelompok menyusun urutan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang benar. Praktik ini bertujuan agar para ibu dapat mencontohkan dan mengajarkan teknik mencuci tangan 6 langkah secara tepat kepada anak-anak mereka di rumah.

Narasumber yang dipercaya untuk menyampaikan materi adalah Bapak Adit, S.KM., seorang penyuluh kesehatan profesional dari Puskesmas Klakah. Kehadiran Pak Adit menjamin informasi yang disampaikan akurat dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku.

Sasaran utama kegiatan ini adalah 30 orang ibu yang memiliki balita. Pemilihan peserta ini disengaja untuk memastikan ilmu yang didapat langsung diaplikasikan pada kelompok usia yang paling rentan terhadap penyakit berbasis lingkungan dan kekurangan gizi.

Ketua TP PKK Desa Klakah menyampaikan bahwa sesi SOTH kali ini memiliki tujuan ganda, yaitu preventif dan promotif. Secara preventif, penguasaan PHBS, terutama CTPS, terbukti efektif menekan angka kasus diare dan penyakit infeksi pernapasan yang rentan menyerang balita. Secara promotif, edukasi gizi seimbang bertujuan mendukung program pemerintah dalam menanggulangi masalah stunting.

"Kesehatan anak adalah cerminan kesehatan keluarga. PHBS dan gizi seimbang adalah dua pilar yang harus dikuasai oleh setiap ibu. Dengan bekal ilmu yang didapat dari SOTH ini, kami berharap para ibu dapat menjadi agen perubahan yang membawa keluarga menuju gaya hidup yang lebih sehat dan terhindar dari penyakit," ujar Ibu Ketua TP PKK Desa Klakah sekaligus sebagai Kepala Sekolah SOTH Desa Klakah.

Pak Adit dari Puskesmas Klakah menyampaikan materi gizi dengan penekanan pada "Isi Piringku" dan pentingnya sumber protein hewani untuk balita. Namun, momen paling menarik adalah sesi praktik CTPS.

Para ibu dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dan diberikan kartu bergambar yang harus mereka susun menjadi urutan enam langkah mencuci tangan yang benar.

"Cuci tangan yang benar itu bukan hanya membasahi. Harus ada sabun, harus ada durasi, dan enam langkahnya harus tuntas, mulai dari telapak, punggung tangan, sela-sela jari, hingga ibu jari. Ini adalah benteng pertahanan pertama kita," jelas Pak Adit, sambil memimpin demonstrasi.

Antusiasme peserta terlihat saat mereka berdiskusi dan mencoba menyusun urutan CTPS. Diharapkan, ilmu yang sifatnya praktis dan mudah diterapkan ini dapat segera membudaya di setiap rumah tangga balita di Desa Klakah. (gchn)